Tuesday, 29 September 2015

Minim Anggaran, Pengerjaan Alun-Alun Molor


       BANJARNEGARA – Revitalisasi Alun-alunBanjarnegara dipastikan belum bisa rampung tahun ini. Minimnya   anggaran menjadi penyebab utama molornya pengerjaan Alun-alun tersebut.Kabid Cipta Karya DPU Banjarnegara, Dedi Restioko mengatakan, pengerjaan revitalisasi Alun-alun yang dikerjakan secara bertahap baru bisa selesai tahun 2016 mendatang.

     “Kerena terbatas anggaran dan waktu sudah mepet, jadi Alun-alun baru bisa diselesaikan tahun depan di  tahap ketiga,”katanya.Sementara untuk tahap kedua, lanjutnya, pihaknya mengusahakan bisa selesai Desember tahun ini dengan menyelesaikan tepi semua sisi Alun-alun. “Pekerja kejar target agar akhir tahun bisa selesai tahapan kedua jadi tahun depan tinggal melanjutkan dan bisa selesai total,”ungkapnya.

       Menurutnya, selain ketersediaan anggaran, pengerjaan revitalisasi Alun-alun sedikit terhambat karena  beberapa faktor. “Seperti yang bisa dilihat aktifitas PKL masih di Alun-alun dan tebing panjat dinding juga sampai sekarang belum dipindah padahal sudah lama kita komunikasikan dengan KONI untuk dipindah,”lanjutnya.Sehingga, proses pemindahan shalter PKL selatan Alun-alun rencananya mulai dipindah minggu ini dengan anggaran Rp 50 juta. “Biaya tersebut untuk membongkar, memindah dan memasang lagi di eks pertanian sampai bisa dipakai,”jelasnya.  

      Rencananya untuk pengerjaan tahap ketiga di tahun depan, diusulkan kurang lebih Rp 3 miliar. Anggaran  tersebut untukmenambah fasilitas jogging track, tugu, lampu taman. “Rencana ada air mancurnya, tahun ini baru ada kolamnya untuk sistem mekaniknya belum selesai jadi menunggu anggaran tahun depan,”katanya.

      Sementara, menurut salah satu warga, Setyo menilai bahwa kondisi Alun-alun Banjarnegara saat ini terlihat  amburadul. “Pengerjaan tidak teratur, debu dimana-mana tidak ditutup jadi aktifitas di sekitar terganggu, apalagi masih ada pedagang yang berjualan disitu, harusnya diakomodir ke sisi yang lain agar tetap nyaman dan pengerjaan tidak terganggu.


No comments:

Post a Comment