Friday, 25 September 2015

Remaja Ditemukan Tewas Menggantung

              IlustrasiBANJARNEGARA – Warga Keluarahan Sokanandi digemparkan peristiwa gantung diri          seorang remaja laki-laki, Rabu (23/9) sore. Peristiwa yang terjadi menjelang magrib tersebut,               langsung membuat riuh warga saat takbir Idul Adha berkumandang.Remaja laki-laki RT 3 RW 1         Kelurahan Sokanandi yang gantung diri berinisial S (22) tahun. Dalam keseharian, dia dikenal pendiam dan jarang bergaul denga teman sebayanya. Korban ditemukan pertama kali oleh ayahnya, Paijo yang baru pulang kerja.Saat membuka pintu ruang tengah, dia sangat kaget saat mendapati putra sulungnya tersebut menggantung di plafon rumah dengan seutas kabel listrik. “Saya kaget dan langsung saya peluk dansaya berteriak sambil menggendongnya ke kasur,”ungkapnya terbata.Tangis haru pecah seketika saat adik-adikkorban dan anggota keluarga lainnya mendapati S sudah tidak bernyawa. Ketua RT setempat, Zaenal Fuad mengatakan, saat kejadian korban beradadi rumah seorang diri karena adik-adiknya sedang mengaji.Sedangkan ayah dan ibunya sedang bekerja. “Dia sendirian di rumah dan kejadian pastinya tidak ada yang mengetahui, hanya ayahnya yang pertama kali melihat anaknya sudah meninggal,”jelasnya.Berdasarkan keterangan tetangga, korbandikenal pendiam dan supel dalam bergaul.Itu sebabnya, warga tak pernah menduga korban bisa berbuat senekat itu.Bahkan satu jam sebelum kejadian, korban sempat bermain dengan teman sembari duduk santai di halaman rumah. Beberapa warga memprediksi bahwa korban sedang dalam tekanan ekonomi. Sebab korban adalah seorang pengangguran dan hidup dalam keluarga kurang mampu. “Beberapa hari kemarin sempat ditawari saudara untuk bekerja merantau ke Jakarta, tapi dia menolak tidak tahu kenapa,”kata Pawit, salah satu kerabat sekaligus tetangga yang mengaku korban sempat curhat padanya.Dugaan diperkuat ketika ibu korban mengakui dirinya sempat mendesak dan memarahi korban setengah jam sebelum kejadian untuk segera bekerja. Namun korban hanya diam tidak menjawab, sehingga, korban diduga menahan tekanan batin lalu dirinya memutuskan gantung diri.Petugas Polres Banjarnegara datang langsung ke lokasi kejadian untuk mengidentifikasi dan meminta keterangansejumlah saksi untuk mengetahui motif kejadian tersebut.Berdasarkan hasil penelitian forensik motif bunuh diri tersebut murni tanpa unsur kriminal atau kekerasan sebelumnya. Setelah itu, keluarga korban melangsungkan proses untuk pemakaman.

No comments:

Post a Comment